Berkeinginan Olahraga ala Gym? Ikuti Gerakan Olahraga dengan Resistance Band Ini!

Olahraga kardio saja, tuh, nggak cukup! Kita sebaiknya juga mengerjakan weight training untuk memperkuat otot dan menyusun tubuh. Tetapi, weight training yang paling biasa yakni dengan alat-alat gy, meski harganya mahal dan makan tempat. Sstt, kamu dapat mengerjakan olahraga dengan resistance band untuk menikmati angkat bobot ala gym #dirumahaja.

Olahraga dengan bodyweight dapat jadi alternatif saat kamu sedang bepergian atau bila cuma mempunyai space yang kecil. Tetapi, mungkin lama-kelamaan tantangannya berkurang, sih. Untunglah ada resistance band yang lentur serta dapat diaplikasikan untuk memperkuat dan menyusun beraneka otot tubuh!

Olahraga dengan resistance band memang dapat menolong menyeimbangkan otot dan membangun energi tahan otot! Meski alatnya kecil, relatif lebih murah dari harga alat-alat gym, dan dapat disimpan di lemari dengan mudah. Kalau kamu nanti sudah dapat kembali ke gym, alat ini juga dapat diaplikasikan untuk pemanasan ataupun terapi saat mengalami cedera.

Variasi Resistance Band yang Bagus Dimiliki Pemula
Sebelum membaca lebih jauh mengenai olahraga yang dapat dilaksanakan dengan mahjong ways resistance band, yuk, kita ketahui jenis-jenisnya dulu. Terbukti ada lebih dari satu resistance band, lho, melainkan sekarang kenali dulu 2 yang paling acap kali diaplikasikan.

Loop resistance band

Ini yakni salah satu resistance band yang paling acap kali dipasarkan di marketplace. Formatnya seperti karet gelang jumbo gepeng dan dapat diaplikasikan untuk beraneka hal. Ada beraneka jenis dari ukuran dan tenaganya mulai dari 2kg sampai 79kg!

Kamu dapat memakai loop bands untuk bodyweight assistance seperti pull up atau dips, kemudian untuk bodyweight resistance seperti push ups, bear crawls, dan box jumps. Full body workout juga dapat dilaksanakan seperti squat, shoulder press, dan thrust. Kamu dapat juga menambahkan resistance band ini untuk resistensi seperti squat dengan bands.

Ada juga yang mini dengan ukuran lebih pendek dan berat sekitar 2kg-25kg saja. Mini bands dapat untuk meningkatkan energi dan stabilitas upper dan lower body. Coba tambahkan di ankle atau lutut, deh, dijamin kamu dapat mengaktifkan glute dan pinggang dengan baik. Kecuali itu dapat juga, kok, diaplikasikan untuk weight training.

Tube resistance band dengan handle

Tube resistance band mempunyai tali yang lebih kecil dam ujungnya ada handle atau pegangannya. Bands ini dibuat untuk mencontoh mesin gym dan dumbell yang didesain mudah untuk ditaruh di pintu. Tube resistance harganya lebih mahal di market place dengan berat sekitar 3kg – 25kg, meski ada yang lebih juga.

Bands ini betul-betul baik untuk chest press, curls, back rows, shoulder press, dan olahraga lain yang membutuhkan gerakan press dan pull. Kecuali itu, resistance band ini baik untuk program semacam P90X dan dapat menolong pelatihan segala grup otot di tubuh, ya. Tepat buat yang sedang nggak dapat ke gym seperti sekarang ini.

Sesudah membaca jenis-jenisnya dan membeli alat-alat itu di marketplace, yuk, segera lakukan saja beberapa olahraga yang memakai beraneka jenis resistance band ini!

1. Bicep curls dengan tube resistance band

Bagi yang rindu mempunyai bicep kuat melainkan malas beli barbel, kamu dapat ikuti gerakan ini. Caranya:

Berdiri dengan dua kaki menginjak tengah resistance band dan kaki dibuka selebar pundak. Pegang handle di masing-masing tangan. Tempelkan lengan atas di sisi tubuh dan telapak tangan menghadap ke atas.
Secara perlahan tekuk lengan bawah ke pundak sambil meremas bisep, jaga siku untuk konsisten rapat di samping badan.
Kembalikan tangan ke posisi awal, lakukan gerakan ini 10×3 dan tingkatkan terus.
2. Chest press dengan tube resistance band

Kamu membutuhkan tiang yang solid atau selipkan ke pintu untuk mengikat tube resistance band ini untuk membantumu. Caranya:

Raih masing-masing handle dan biarkan lengan lurus selebar bahu. Tekuk siku 90 derajat dan telapak tangan menghadap depan.
Berdiri dengan satu kaki di depan dan berdiri sejauh mungkin di depan tali sampai bands tegang, inilah starting position.
Secara perlahan tekan handle ke depan den luruskan lengan sampai benar lurus.
Secara perlahan tekuk siku sampai ke dada, dan kembali ke posisi awal perlahan-lahan.
Kembalikan tangan ke posisi awal, lakukan gerakan ini 10×3 dan tingkatkan terus.
3. Deadlift dengan loop resistance band

Berkeinginan mengerjakan deadlift melainkan nggak punya alat angkat bobot yang besar atau ruangan luas untuk menaruhnya? Kamu masih dapat pakai bands untuk ini, kok. Caranya:

Berdiri dan rentangkan kaki selebar pinggul. Injak tali loop bands komponen dalam, lalu raih loop bands komponen atas dengan kedua tangan. Berdiri dengan tegak.
Gerakkan pinggulmu dan bungkukkan badan ke depan dengan posisi lutut sedikit menekuk sampai tangan lewat siku. Pelan kembali ke atas yakni posisi pemula.
Lakukan gerakan ini 10×3 dan tingkatkan terus.
4. Standing obligues dengan loop resistance band

Source: greatist.com

Oblique yakni sisi dari abs yang dapat menonjol seperti garis 1-1, dan kamu dapat mencapainya dengan resistance band, lho. Caranya:

Berdiri dengan kaki sedikit lebih lebar dari bahu. Masukkan telapak kaki ke dalam resistance band dan injak ujungnya dengan kaki kiri.
Tekuk lengan dan posisikan telapak tangan di belakang telinga. Tekuk kaki kanan dan angkat ke arah siku kanan. Secara perlahan, turunkan kembali ke posisi awal sebagai 1 repetisi.
Lakukan beberapa rep di sisi kanan, baru ubah untuk sisi kiri.